Pasar Murah Desa Lung Gafid : Solusi di Tengah Ekonomi Tidak Stabil

1765803909320.jpeg

    Pemerintah Desa Lung Gafid melaksanakan kegiatan Pasar Murah sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok. Kegiatan ini mengusung tema “Solusi di Tengah Ekonomi Tidak Stabil, Ringankan Beban, Pulihkan Ekonomi” dan merupakan bagian dari program pemerintah untuk menekan inflasi, menjaga stabilitas ekonomi, serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Besar (Natal).

    Pasar Murah dilaksanakan pada Jumat, 12 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di Kantor Desa Lung Gafid. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Lung Gafid bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau.

   Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya harga bahan pokok yang berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Besar (Natal). Melalui Pasar Murah, pemerintah desa berupaya memberikan solusi agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

    Sebanyak 63 kepala keluarga menerima kupon belanja yang telah ditetapkan melalui hasil musyawarah desa. Kupon dibagikan sebelum hari pelaksanaan, dengan barang yang disediakan berupa 12 jenis kebutuhan pokok, yaitu beras, gula, minyak goreng, kopi, teh, susu, tepung terigu, telur ayam, bawang merah, bawang putih, garam, dan sasa. Harga barang telah tercantum dalam kupon sehingga masyarakat dapat berbelanja sesuai kebutuhan.

    Kegiatan Pasar Murah berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme warga menunjukkan bahwa program ini sangat membantu dalam meringankan beban ekonomi keluarga.

    Kepala Desa Lung Gafid, Mathias, menyampaikan harapannya agar kegiatan Pasar Murah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Melalui Pasar Murah ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi warga serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya di tengah kenaikan harga yang biasa terjadi menjelang Hari Raya Besar (Natal). Ke depan, kami berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Penulis : Cici Kirani

Bagikan post ini: